Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah Nasional

Tugu Monumen Nasional

Monumen Nasional Monumen Nasional Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum. Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Sejarah Monas Presiden Sukarno mulai memikirkan pembangunan sebuah monumen nasional yang berada di depan lapangan depan Istana Merdeka. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1954 dibentuk komite nasional dan sayembara perancangan monumen nasional. Pada sayembara tersebut terdapat 51 karya yang masuk, akan tetapi hanya 1 kar...

Pengertian Bhinneka Tunggal Ika

  Pengertian Bhinneka Tunggal Ika Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan Indonesia yang artinya berbeda - beda tetap satu. Diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti satu. Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan. Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14. Makna Bhinneka Tunggal Ika   Bhinneka Tunggal Ika dalam Persatuan Indonesia bermakna walaupun bangsa ...

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada hari Jum'at, tanggal 17 Agustus 1945 yang dibacakan oleh Ir. Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta  bertempat di Jalan Pegangsaan Timur no. 56, Jakarta Pusat. Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda Jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wil...